Islamic Learning Center - Achehnese Norway Al Aziziyah | Islamic Learning Center - Achehnese Norway Al-Aziziyah!


Headlines News :
Powered by Blogger.

Alquran MP3

Istimewanya Menikah di Bulan Syawal

SYAWAL merupakan bulan istimewa karena hari pertamanya (1 Syawal) merupakan hari raya umat Islam (Idul Fitri). Selain itu, Syawal juga istimewa karena terdapat perintah puasa 6 hari di dalamnya yang mengandung keutamaan yang besar.

Disamping dua hal yang disebutkan di atas, Syawal juga istimewa karena identik dengan tradisi menikah. Menikah di bulan Syawal ternyata bukan hanya sekedar tradisi, tapi memang ada tuntunannya dalam Islam.

‘Aisyah radiallahu ‘anha istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menceritakan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menikahiku di bulan Syawal, dan membangun rumah tangga denganku pada bulan syawal pula. Maka isteri-isteri Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wassalam yang manakah yang lebih beruntung di sisinya dariku?” (Perawi) berkata, “Aisyah Radiyallahu ‘anhaa dahulu suka menikahkan para wanita di bulan Syawal” (HR. Muslim).

Selain, anjuran menikah, dalil di atas sekaligus menepis anggapan bahwa menikah di bulan Syawwal adalah kesialan dan tidak membawa berkah. Anggapan tersebut merupakan keyakinan bangsa Arab Jahiliyah pada saat itu.

Dalam tradisi Arab Jahiliyah, bulan Syawwal dianggap bulan sial menikah karena nggapan di bulan Syawwal unta betina yang mengangkat ekornya (syaalat bidzanabiha). Ini adalah tanda unta betina tidak mau dan enggan untuk menikah, sebagai tanda juga menolak unta jantan yang mendekat. Maka para wanita juga menolak untuk dinikahi dan para walipun enggan menikahkan putri mereka.

Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menikahi ‘Aisyah untuk membantah keyakinan yang salah sebagian masyarakat yaitu tidak suka menikah di antara dua ‘ied (bulan Syawwal termasuk di antara ‘ied fitri dan ‘idul Adha), mereka khawatir akan terjadi perceraian. Keyakinan ini tidaklah benar.” (Al-Bidayah wan Nihayah, 3/253).
Imam An-Nawawi rahimahullah juga menjelaskan, “Di dalam hadits ini terdapat anjuran untuk menikahkan, menikah, dan membangun rumah tangga pada bulan Syawal. Para ulama kami (ulama syafi’iyyah) telah menegaskan anjuran tersebut dan berdalil dengan hadits ini. Dan Aisyah Radiyallahu ‘anhaa ketika menceritakan hal ini bermaksud membantah apa yang diyakini masyarakat jahiliyyah dahulu dan anggapan takhayul sebagian orang awam pada masa kini yang menyatakan kemakruhan menikah, menikahkan, dan membangun rumah tangga di bulan Syawwal. Dan ini adalah batil, tidak ada dasarnya. Ini termasuk peninggalan jahiliyyah yang ber-tathayyur (menganggap sial) hal itu, dikarenakan penamaan syawal dari kata al-isyalah dan ar-raf’u (menghilangkan/mengangkat).” (yang bermakna ketidakberuntungan menurut mereka)” (Syarh Shahih Muslim 9/209).

Anggapan “merasa sial” atau “Thiyarah” adalah keyakinan yang kurang baik bahkan bisa mengantarkan kepada kesyirikan. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wassalam menjelaskan bahwa anggapan sial pada sesuatu itu termasuk kesyirikan.

Beliau Shalallahu ‘alaihi Wassalam bersabda, “Thiyarah (anggapan sial terhadap sesuatu) adalah kesyirikan. Dan tidak ada seorang pun di antara kita melainkan (pernah melakukannya), hanya saja Allah akan menghilangkannya dengan sikap tawakkal” (HR. Ahmad, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah no. 429).

Beliau SAW juga bersabda, “Tidak ada (sesuatu) yang menular (dengan sendirinya) dan tidak ada “Thiyarah”/ sesuatu yang sial (yaitu secara dzatnya), dan aku kagum dengan al-fa’lu ash-shalih, yaitu kalimat (harapan) yang baik” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Dalil tentang menikahnya Rasulullah SAW dengan Aisyah di bulan Syawal pun menjadi acuan bagi umat Islam. Sehingga pada akhirnya, selepas Ramadhan, banyak yang menyebar undangan pernikahan. []

SUMBER: MUSLIMAH
بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Jangan Pernah Lupa Bahagia Walau Pernah Kecewa, Jangan Lupa Tersenyum Walau Kesulitan Datang

Bahagiamu adalah kamu sendiri yang nyiptain, maka saat kamu kecewa, masalah datang secara tiba-tiba, dan kesulitan seakan menghujam dengan kejamnya, jangan hanya ikuti alur sedih dan lemahmu semata, tapi bergegaslah mencari celah agar kamu tetap baik-baik saja.

Cepa-cepat isi hati dengan prasangka yang baik, agar bersabar dan ikhlaspun dapat segera kamu ajarkan pada hati yang tengah gundah.

Intinya jangan pernah kamu lupa bahagia walau pernah kecewa, dan jagan lupa tersenyum walau benar kesulitan tiba-tiba datang menyapa.

Ingatlah dengan bijaksana bahwa kamu punya Allah yang maha segalanya, dan yakinah kamu pasti baik-baik saja dengan kebaikan dan kasih sayang-Nya.

Karena disaat kamu yakin kepada-Nya dalam kesulitan yang menimpa maka pasti kamu tidak akan pernah lupa caranya bahagia, meski benar kesulitan itu sangatlah besar.

Maka cukup kamu tahu saja ditengah kesulitanmu, ada allah bersamamu, ada Allah yang selalu siap membantumu, dan ada Allah yang tidak akan pernah meninggalkanmu sendirian.

Lantas tentang kecewamu, rasa sakitmu, dan kesulitan yang tiba-tiba menjeratmu dalam derita, jangan jadikan ia alasan untukmu tidak bahagia, jika kamu sendiri telah sadar bahwa kamu punya Allah yang maha segalanya.

Jadi tenanglah, keadaan yang tidak baik akan segera membaik, sebab Allah maha adil dalam memberi jalan keluar, dan Allah maha bijaksana dalam menentukan akhir dari kesulitan yang kamu alami.

Tidak peduli seberapa besar kesulitanmu, jangan pernah kamu berputus asa dalam mengharap rahmat-nya, agar sampai kapanpun kamu tetap tahu caranya bahagia meski keadaan memang terlihat tidak memungkinkan.

Karena sungguh seburuk apapun keadaan yang kamu alami, akan tetap membuatmu bisa tersenyum dan bahagia, tatkala kamu mampu menyadari bahwa ada Allah bersamamu.

Kamu akan tetap baik-baik saja detengah belenggu hidup yang datang, tatkala kamu mampu yakin bahwa bersama dengan Allah kamu akan kuat. [Humairoh]
بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Wanita Itu Mulia Dan Dimuliakan

Wanita adalah makhluk yang sangat dimuliakan lagi berkedudukan tinggi disisi Allah dan rasulnya sampai-sampai hal-hal yang besar didalam agama ini pasti kita akan selalu dikaitkan dengna wanita. Maka bagi wanita yang tahu arti dirinya begitu besar perannya dia akan menjaganya. Maka perhatikanlah wanita bagaimana Allah dan rasulnya memuliakanmu maka jangan kau hinakan dirimu sendiri hanya untuk pemenuhan keduniaan. Dan bagi kita para lelaki, kenapa kita tidak memuliakan para wanita? Padahal Allah pencipta semesta dan rasul suri tauladan kita saja memulikan mereka.

Inilah beberapa kemuliaan wanita

1) Wanita itu pemilik salah satu  “miitsaaqan ghaliizhaa”

Mungkin kita bertanya-tanya apa itu : “miitsaaqan ghaliizhaa”. miitsaaqan ghaliizhaa adalah sebuah perjanjian yang ikatan tanggung jawabnya langsung kepada Allah. Karena begitu besarnya amanah ini didalam Al-quran yang berisi 30 juz 114 surat dan 6666 ayat itu, miitsaaqan ghaliizhaa hanya diperuntukkan pada 3 orang saja   :

    Perjanjian antara Allah dengan para nabi dan rasulNya

“dan (ingatlah) ketika Kami mengambil Perjanjian dari nabi-nabi dan dari kamu (sendiri) dari Nuh, Ibrahim, Musa dan Isa putra Maryam, dan Kami telah mengambil dari mereka Perjanjian yang teguh  (al-ahzab :7)” dan (ingatlah), ketika Allah mengambil Perjanjian dari Para nabi: “Sungguh, apa saja yang aku berikan kepadamu berupa kitab dan Hikmah kemudian datang kepadamu seorang Rasul yang membenarkan apa yang ada padamu, niscaya kamu akan sungguh-sungguh beriman kepadanya dan menolongnya, Allah berfirman: “Apakah kamu mengakui dan menerima perjanjian-Ku terhadap yang demikian itu?” mereka menjawab: “Kami mengakui”. Allah berfirman: “Kalau begitu saksikanlah (hai Para Nabi) dan aku menjadi saksi (pula) bersama kamu”. (ali imran : 81)

    Perjanjian antara Allah dengan bani israil

“Sesungguhnya Kami telah mengambil Perjanjian dari Bani Israil, dan telah Kami utus kepada mereka rasul-rasul. tetapi Setiap datang seorang Rasul kepada mereka dengan membawa apa yang yang tidak diingini oleh hawa nafsu mereka, (maka) sebagian dari Rasul-rasul itu mereka dustakan dan sebagian yang lain mereka bunuh.” (al-maidah :70)

“Dan telah Kami angkat ke atas (kepala) mereka(bani israil) bukit Thursina untuk (menerima) Perjanjian (yang telah Kami ambil dari) mereka. dan Kami perintahkan kepada mereka: “Masuklah pintu gerbang itu sambil bersujud”, dan Kami perintahkan (pula) kepada mereka: “Janganlah kamu melanggar peraturan mengenai hari Sabtu”, dan Kami telah mengambil dari mereka Perjanjian yang kokoh.(an-nisa’ : 154)

    Perjanjian antara Allah dengan seorang lelaki yang akan menikahi seorang wanita (akad nikah/ijab Qabul)

Pada saat seorang lelaki berikrar : “saya terima nikahnya fulanah binti fulan ……..” pada saat itu pula lalaki tersebut harus siap dengan tanggung jawabnya bukan saja pada isterinya tetapi juga pada Allah secara langsung. Maka didalam bukunya Ustadz Salim A.fillah (baarakallaahu laka : bahagianya merayakan cinta) beliau memberi ulasan sebagai berikut : “ Berapa besarnya sensasi “miitsaaqan ghaliizhaa” itu, dia menghadirkan perwujudan yang menakjuban, bahwa dua “miitsaaqan ghaliizhaa” yang lain adalah perjanjian agung antara Allah dengan nabi/rasulnya dan yang satunya perjanjian besar antara Allah dengan Bani israil sampai-sampai diayat tersebut Allah mengangkat gunung thursina ke atas mereka untuk menguatkan perjanjian tersebut. Maka dari 2 gambaran diatas serta merta Allah ingin mengikat kita pada saat seorang laki-laki mengucapkan akad nikah/ ijab qobul maka seolah-olah kita mengucapkan ikrar seperti ini : “Demi Allah, Saya terima amanah agung ini yang besarnya amanah ini sebesar gunung thursina yang siap saya pikul dipundak saya dan saya siap mempertanggung jawabkannya  langsung kepadamu ya Allah”.

(aduuuh….. bisa bisa encok,pegel linu dan punggung pecah-pecah kalo harus mikul gunung niiih)

2)    Wanita itu Penentu Peradaban

“Wanita itu dengan tangan kirinya menggoyang buaian,

Dengan  tangan kanannya menggoyang dunia “

Kenapa wanita menjadi penentu dari sebuah peradaban. Yaa Karena wanitalah yang kelak akan menjadi pencetak generasi penerus yang unggul? Dirahim seorang wanita tertanam amanah yang begitu agung dan mulia, peran wanitalah yang akan menjadikan anak itu menjadi anak baik atau buruk.

 “ Wanita itu ibarat sekolah(madrasah), jika kalian mendidik anak kalian dengan baik berarti kalian sedang mempersiapkan sebuah bangsa dengan baik (Al hadist)”

Maka profesi muliapun diemban oleh seorang ibu yang dimana, dizaman sekarang ini profesi ini dipandang dengan sebelah mata bahkan paling ironi yang memangdang sebelah mata ini kebanyakan adalah para wanita itu sendiri,

“Tidak ada pekerjaan yang lebih mulia di muka bumi ini daripada menjadi seorang ibu yang memelihara, menumbuhkan, dan membesarkan sebuah keluarga yang baik.” (Mario Teguh)

“Rasulullah SAW bersabda; “Apabila seorang wanita redha atas kehamilannya dari suaminya yg sah,sesungguhnya ia telah mendapat ganjaran pahala seperti ibadah puasa dan mengerjakan ibadah-ibadah lainnya dijalan Allah; dan jika ia merasa berat letih atau lesu,tidaklah dapat dibayangkan oleh penghuni langit dan bumi, betapa kesenangannya disediakan oleh Allah swt diakhirat nanti. Apabila anaknya lahir, makadari setiap teguk air susu yang dihisap oleh anak, si ibu mendapat kebajikan pahala. Apabila si ibu berjaga malam (kurang tidur kerana anak)maka si ibu mendapat ganjaran pahala seperti memerdekakan 70 hamba sahaya kerana Allah.” (HR Tabrani dan Ibn’ Assakir).

Jadi ibu rumah tangga adalah profesi paling menjanjikan dan kemuliaaannya tiada tara yang pernah ada, tidak ditemukan profesi sepadan dan semulia ini, jika kita pernah mendengar ungkapan “guru itu pahlawan tanpa tanda jasa “ lalu bagaimana kita akan mengungkapkan jasanya seorang ibu “ dia sudah melahirkan kita, membesarkan,memelihara, memberikan kasih sayang dan mendidik kita, itu semua melebihi jasanya dari seorang guru, jika guru dinobatkan pahlawan tanda jasa padahal jasa dari seorang guru itu jika dibanding dengan jasa seorang ibu sangat begitu jauh maka bagaimana kita memberikan gelar bagi seorang ibu? Itulah kehebatan wanita yang kelak akan menjadi ibu bagi anak-anaknya karena begitu besar jasa dan mulianya hingga kita sendiri bingung bagaimana memberikan gelar bagi ibu atas semua yang telah dia berikan kepada kita  . itulah ibu yang profesinya sebagai Investasi paling prospektif Reward-nya bukan hanya bisa dinikmati di dunia bahkan diakhirat , “yang  berupa putera-puteri yg salih & salihah, sehingga terwujud keluarga yang damai, dari keluarga itu lalu terwujud masyarakat yang madani dan dari masyarakat madani itu akan menjalar menjadi sebuah Negara Baidatun Taibatun Warafun Ghafur (yaitu negara yang baik, aman lagi makmur dengan mendapat keredhaan Allah) dan berakhirlah dengan terciptanya peradaban yang mulia “

 “Wanita adalah tiang negara. Apabila kaum wanita yang itu baik, maka baiklah negara itu. Dan apabila kaum wanita itu rusak maka rusaklah Negara itu “

Maka bagi para wanita jangan pernah menukar profesi yang satu ini  dengan profesi “aku adalah seorang wanita karier yang tidak sempat mengurus anak..”. ingatlah paradaban mulia ini terletak dipunggungmu.

3)    Wanita itu Perhiasan Terindah di Dunia dan di Akhirat

“Duhai engkau yang tengah mencari hakikat diri, Menggenapi hari

Mengurai makna dibalik sebuah yang tercipta, yang menggetar jiwa

Duhai engkau wanita suci sederhana menyapa semesta

Adakah engkau ia yang disampaikan Rosul tercinta tentang yang terindah di dunia

Engkau tegar menyongsong masa

Menjaga diri, menata hati

Engkau teguh menjemput cinta

Tak hendak terlupa walau sekejap saja

Duhai permata terindah di dunia

Adakah engkau berkenan hati

Atas asas suci dari relung jiwa

Tuk temani diri menggapai illahi”

(Seismic : “Permata Terindah”)

Itulah yang diungkapkan nasyid seismic saat mengungkapkan keindahan wanita,  konon katanya sebuah lagu itu tercipta dari sebuah inspirasi kehidupan nyata, karena dari merasa itulah para pencipta lagu menuangkan bait-baitnya dalam bentuk lirik dan akhirnya menjadi sebuah lagu. Dan jika kita membaca liriknya seismic itu benar-benar sebuah rangkuman lengkap sebuah penggambaran dari seorang wanita.

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Dunia itu adalah kesenangan, dan sebaik-baik kesenangan dunia adalah wanita shalihah”. [HR. Muslim juz 2, hal. 1090]

“ Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, Yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga) (QS Ali-imran(3) ayat 14)

Didalam ayat ali imron ini wanita disebut pertama kali sebelum anak2 dan harta, itu menunjukkan berapa berharganya wanita hingga kadang seseorang tidak dapat membedakan kecintaan yang harus didahulukan, kadang-kadang Allah dinomor duakan gara-gara hal yang satu ini

“4 hal yang apabila dianugrahkan pada seseorang berarti dia telah mendapatkan kebaikan dunia akhirat : hati yang senantiasa bersyukur, lisan yang selalu berdzikir, tubuh yang sabar menerima mushibah dan istri yang menjaga diri dan harta suami” (HR Ath Thabrani)

    Dan inilah bukti bahwa wanita lebih baik dari pada bidadari :

Dari Imam Ath-Thabrany mengisahkan dalam sebuah Hadist, dari Ummu Salamah Radhiyallahu ‘Anha : Dia berkata : ” Wahai Rasulullah, Jelaskan kepadaku firman Allah tentang bidadari yang bermata jeli?”

Beliau Menjawab: “Bidadari yg kulitnya putih,matanya jeli & lebar,rambutnya berkilau seperti sayap burung nazar”,

Saya bertanya lagi ” “Jelaskanlah kepada ku tentang firman Allah” Laksana Mutiara yg tersimpan baik” (Q.S Al-Waqi’ah : 23)

Beliau Menjawab : ” Kebeningannya bagaikan kebeningan mutiara didalam lautan yg tak pernah tersentuh tangan manusia”

Saya Bertanya lagi : “Wahai Rasulullah, jelaskan pada ku firman Allah, “didalam surga itu ada bidadari – bidadari lagi baik dan cantik”(Q.S. Ar-Rahman : 70)

Beliau Menjawab: “Ahlaknya baik dan wajahnya cantik pula”

Saya Bertanya lagi,Jelaskan firman Allah,” seakan-akan mereka adalah telur (burung unta) yang tersimpan baik”(Q.S Ash-Shaffat : 49)

Beliau Menjawab : “Kelembutanya seperti kelembutan kulit yang ada pada bagian dalam telur dan terlindungi dari kulit luar, atau yang bisa disebut putih telur”

Saya Berkata lagi, “Wahai Rasulullah, jelaskan kepadaku firman Allah, “Penuh cinta lagi sebaya umurnya”(Q.S Al-Waqi’ah : 37)

Beliau Menjawab : ” Mereka adalah wanita yg meninggal dunia pada usaha lanjut, dalam keadaan rabun dan beruban. itulah yg dijadikan Allah tatkala mereka sudah tahu, lalu Allah menjadikan mereka gadis, penuh cinta, bergairah, mengasihi dan umurnya sebaya”.

Saya Bertanya lagi, ” Wahai Rasulullah Manakah yang lebih utama wanita sholehah Dunia atau Bidadari yang bermata jeli ?

Beliau Menjawab: “Wanita-wanita Sholehah Dunia lebih utama dari bidadari bermata jeli ,seperti kelebihan tampak pada apa yang tidak tampak”

Saya Beratanya lagi : Karena apa wanita Sholehah dunia lebih utama?” Beliau Menjawab: ” Karena Shalat mereka , puasa dan ibadah mereka pada Allah, Allah meletakan Cahaya pada Wajah mereka , tubuh mereka adalah kain sutera,kulit putih bersih,pakaianya berwarna hijau, Perhiasannya kekuning-kuningan, sanggulnya dan sisirnya terbuat dari emas. mereka berkata: “Kami hidup abadi dan tidak mati, kami lemah lembut dan tidak jahat sama sekali , Kami mendampingi dan tidak beranjak sama sekali, Kami ridha dan tidak pernah bersungut-sungut sama sekali. Bahagialah orang yang memiliki kami dan kami memilikinya”

Saya Berkata lagi, “Wahai Rasulullah, salah seorang wanita di antara kami, pernah menikah dengan 2,3 atau 4 laki-laki lalu meninggal dunia. dia masuk surga dan mereka pun masuk surga pula. siapakah diantara suaminya yang akan menjadi suaminya disurga?

Beliau Menjawab: “Wahai ummu Salamah..wanita itu disuruh memilih, lalu ia pun memilih diantara mereka yg akhlaknya yg paling bagus, lalu dia berkata : “Wahai Rabb-Ku, sesungngguhnya lelaki inilah yg paling baik dan bagus akhlaknya. Maka nikahilah aku dengannya, wahai ummu salamah… akhlak yang baik dan bagus itu akan pergi membawa dua kebaikan; yaitu di dunia dan di akhirat” (HR Ath-Thabrani)

4)    Wanita itu Pemilik Hukum Khusus Dari Allah

5)    Wanita itu Menjadi Parameter Kebaikan Pria

6)    Wanita itu Penyempurna Agama Para Pria

7)    Wanita itu hadiah untuk orang-orang yang tinggi derajadnya disisi Allah
بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Citizen Reporter | Gencarnya Arab Saudi Wahabikan Jama'ah Asal Indonesia

 
Citizen Reporter
Laporan | Nurhadi Nurdin
Dari Madinah, Arab Saudi
 
Peran dan strategi dakwah yang diajarkan Rasululah SAW kepada kita semua merupakan amanah yang seyogianya dilancarkan oleh setiap umat Islam. Dakwah yang dimaksud adalah menyampaikan kebenaran agama ini dengan lembut, bil hikmah, dan mauidhatul hasanah. Dan yang terpenting dari segalanya adalah memberikan teladan yang baik dengan segala tingkah lakunya.
Kewajiban ini berlaku untuk semua kita yang beriman, mendakwahkan Islam kepada yang Islam ataupun kepada yang non Islam.
 
Dalam hal ini, meski setiap individu punya kewajiban yang sama, namun kewajiban yang mutlak dan tanggung jawab yang paling mendasar adalah ditangan kekuasaan pemimpin sebuah negeri.
Pemerintah punya kekuatan dan potensi besar untuk berbuat banyak hal, disamping punya kekuatan atau syaukah, perintahnya pemerintah yang baik adalah sebuah kewajiban yang secara agama dan negara mengikat dan menjadi wajib diikuti oleh seluruh rakyatnya.
 
Bila rakyatnya membandel bisa ditindak tegas tanpa bisa dilawan oleh siapapun.
Inilah keutamaan yang Allah berikan kepada raja atau pemerintah yang secara tanfidh melebihi posisinya dari para alim ulama. Karena para alim ulama hanya bisa membimbing tidak bisa untuk berbuat, fatwanya hanya raja yang berhak menjalankan secara regulasi.
 
Selama baru satu minggu, saya bersama teman-teman dan guru-guru saya dari jama'ah umarah Yadara Jeunieb, saya memperhatikan praktek dakwah yang dilancarkan pemerintah Arab Saudi.
Gerakan dakwah yang dikendalikan pemerintah secara massif dan penuh sokongan dari kerajaan.
Jutaan eksempelar buku-buku tauhid dicetak pemerintah dan dibagikan gratis kepada setiap jamaah, khususnya yang berasal Indoneaia.
Saya berkesimpulan, bahwa strategi,  siasat dan semangat dakwah Kerajaan Arab Saudi sangat tinggi.
Semangat yang semacam ini sangat perlu dicontohkan oleh semua kerajaan Islam diseluruh dunia, khususnya Indonesia. Tapi tidak pada ajaran yang didakwahkan oleh Arab Saudi, hanya sebatas semangat.
 
Sayang sejuta sayang, semangat yang dilancarkan itu adalah semangat yang tidak ditempat pada kebenaran, karena ajaran yang mereka dakwahkan adalah ajaran Najd, alias Wahabi.
Buku-buku tauhid dibagi gratis, pamplet-pamplet dakwah semuanya menistakan ajaran Rasulullah SAW.
 
Yang ironisnya, buku tersebut sangat diincar kepada warga negara Indonesia. Entah kenapa, sampai saya berksimpulan bahwa target prioritas wahabisme Arab Saudi adalah Indonesia, yang mana negara Muslim terbesar dan penduduk muslim terbanyak di dunia.
Disini saya mengingatkan untuk lebih waspada terhadap gagasan dakwah wahabi, khususnya jamaah yang berasal dari Indonesia.
 
Semoga, kita semua terhindar dari virus yang sangat meracuni iman ini, fitnah terbesar dalam Islam.

Amin, ya Rabbal 'Alamin.
Penulis, Nurhadi Nurdin
Santri Dayah Dhiya'ul Haq Al-Aziziyah Jeunieb, Aceh
بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Caribbean to Caliphate

Islamic - The Caribbean state of Trinidad and Tobago is traditionally most famous for its spectacular annual carnival, its cricketing prowess and of being the birthplace of calypso music.

But more recently it's been getting a more disturbing reputation - as the nation with the highest recruitment rates of ISIL fighters in the Western Hemisphere.

So why have so many young Trinidadians been driven to travel thousands of kilometres to participate in the conflicts in Iraq and Syria?

According to Imam Yasin Abu Bakr, the leader of the Jamaat al-Muslimeen group, one of the main reasons why young black men are joining ISIL is their marginalisation.

"The Africans are going to a pool of unemployment. They just sit in the ghetto and do nothing. And then drugs come in and it's a haven for the drugs. And now the guns are in and so the murder rate is just spiralling out of control," says Abu Bakr.

People & Power sent correspondent Juliana Ruhfus and director Dom Rotheroe to investigate how the Caribbean island nation has become a recruitment hub for ISIL.

Source: Al Jazeera News
بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Mahasiswa Inggris Bentuk Barikade Lindungi Umat Islam Salat

Pemandangan menyentuh di sebuah universitas di Inggris menjadi viral di media sosial. Dalam foto-foto yang tersebar, tampak para mahasiswa membentuk barikade manusia melindungi umat Islam yang tengah salat.
 
Peristiwa ini terjadi di University of East Anglia (UEA), Norwich, pada pekan lalu. Para mahasiswa membentuk rantai manusia yang melingkar sebagai barikade, sementara di tengah-tengah, sekumpulan mahasiswa Muslim tengah salat. Selanjutnya
بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Nabi Adam, dan misteri telapak kaki 200 juta tahun yang lalu ?

Di dekat kota Mpaluzi (Afrika Selatan) dihebohkan dengan penemuan telapak kaki manusia, yang berukuran panjang sekitar 4 feet (121,92 cm).
Kehebohan itu, semakin berlajut setelah mengetahui umur dari telapak kaki tersebut, yang diperkirakan telah berusia sekitar 200 juta tahun yang lalu.


Sumber : consciouslifenews.com
Era Mesozoikum
Berdasarkan ilmu geologi, masa 200 juta tahun yang lalu disebut era Mesozoikum (65 juta – 251 juta tahun yang lalu).
Era Mesozoikum ditandai dengan aktivitas tektonik, iklim, dan evolusi. Benua-benua secara perlahan mengalami pergeseran dari saling menyatu satu sama lain menjadi seperti keadaannya saat ini.
Pergeseran ini menimbulkan spesiasi dan berbagai perkembangan evolusi penting lainnya. Iklim hangat yang terjadi sepanjang periode juga memegang peranan penting bagi evolusi dan diversifikasi spesies hewan baru. Pada akhir zaman ini, dasar-dasar kehidupan modern terbentuk. Pada akhir era Mesozoikum, bumi mulai dihuni makhluk-makhluk mamalia.
Jejak kaki Nabi Adam ?
Muncul berbagai spekulasi atas penemuan jejak kaki di Afrika Selatan ini. Mungkinkah jejak tersebut adalah jejak Nabi Adam, yang disebut-sebut di dalam Al Qur’an sebagai manusia pertama.
Untuk menjawab itu, kita bisa memulai dengan mengetahui berapa sesungguhnya tinggi manusia, yang jejaknya di temukan di Afrika Selatan itu.
Berdasarkan penelitian, ukuran telapak kaki manusia, secara normal adalah 15% dari ukuran tingginya. Dengan berdasarkan penelitian ini, bisa kita ambil kesimpulan, tinggi manusia 200 juta tahun tersebut sekitar 812,8 cm atau 8,128 m.
Hasil ini memberi bukti, jejak kaki ini bukanlah jejak kaki manusia generasi Nabi Adam. Hal ini dikarenakan berdasarkan hadits, tinggi Nabi Adam lebih dari 8 meter.
Nabi Adam memiliki tinggi 60 Hasta” (Hadits Bukhari Vol.IV No.543)… Dimana 60 Hasta = 90 Kaki = 30 Meter.
tinggi adam2
Misteri Jejak Kaki
Misteri jejak kaki di Afrika Selatan ini, bisa memunculkan beberapa kemungkinan :
1. Jejak kaki tersebut, adalah jejak kaki Bangsa Nisnas, yang merupakan makhluk berakal sebelum era Nabi Adam di Bumi. Keberadaan makhluk ini dikarenakan bumi sendiri, masih belum siap ditinggali manusia.
2. Jejak kaki tersebut, adalah jejak kaki bani Adam. Muncul pertanyaan, bagaimana tinggi generasi Nabi Adam yang 30 meter, ketika di bumi berubah menjadi 8 meter ?
Yang mendukung teori ini, akan ber-dalil bahwa Tinggi Adam 30 meter itu, adalah ukuran tubuhnya ketika di Jannah. Sementara ketika diturunkan di bumi, struktur tubuhnya beradabtasi dengan keadaan asmosfir dan gravitasi bumi.
Dan ketika Bani Adam, hidup di Surga, maka tubuh manusia akan dimodifikasi ke bentuk awalnya, yaitu setinggi 60 hasta.
Sebagaimana hadits :
إِنَّ أَوَّلَ زُمْرَةٍ يَدْخُلُوْنَ الْجَنَّةَ عَلَى صُوْرَةِ الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ عَلَى أَشَدِّ كَوْكَبٍ دُرِّيٍّ فِي السَّمَاءِ إِضَاءَةً لاَ يَبُوْلُوْنَ وَلاَ يَتَغَوَّطُوْنَ وَلاَ يَتْفُلُوْنَ وَلاَ يَمْتَخِطُوْنَ … وَأَزْوَاجُهُمْ الْحُوْرُ الْعِيْنُ عَلَى خُلُقِ رَجُلٍ وَاحِدٍ عَلَى صُوْرَةِ أَبِيْهِمْ آدَمَ سِتُّوْنَ ذِرَاعًا فِي السَّمَاءِ
“Sesungguhnya rombongan pertama yang masuk surga seperti rembulan yang bersinar di malam purnama, kemudian rombongan berikutnya seperti bintang yang paling terang di langit, mereka tidak buang air kecil, tidak buang air besar, tidak membuang ludah, tidak beringus….istri-istri mereka adalah para bidadari, mereka semua dalam satu perangai, rupa mereka semua seperti rupa ayah mereka Nabi Adam, yang tingginya 60 hasta menjulang ke langit” (HR Al-Bukhari 3327)
3. Bagi yang meyakini, bumi lebih dari satu akan berpendapat, jejak kaki itu adalah Bani Adam, yaitu merupakan keturunan dari Adam yang berada di bumi yang lain.
Dan jarak antara Bani Adam itu, dengan Nabi Adam, sangat lama mungkin mencapai miliaran tahun. Jadi wajar jika kemudian, manusia yang menjadi penghuni bumi yang ada di tata surya kita ini, memiliki tubuh yang tidak terlalu tinggi.
Adapun dalil, yang mereka gunakan adalah pendapat dari Ibnu Abbas ra.
Di riwayatkan oleh Al Hakim di Mustadrok (3781) dan darinya Al Baihaqi di Asma was Shifat (831)
أخبرنا أحمد بن يعقوب الثقفي ، ثنا عبيد بن غنام النخعي ، أنبأ علي بن حكيم ، ثنا شريك ، عن عطاء بن السائب ، عن أبي الضحى ، عن ابن عباس رضي الله عنهما ، أنه قال : ﴿ الله الذي خلق سبع سماوات ومن الأرض مثلهن ﴾ قال : « سبع أرضين في كل أرض نبي كنبيكم وآدم كآدم ، ونوح كنوح ، وإبراهيم كإبراهيم ، وعيسى كعيسى » هذا حديث صحيح الإسناد ولم يخرجاه
Telah bercerita kepada kami Ahmad bin Ya’qub Atsaqofi, bercerita kepada kami ‘Ubaid bin Ghonaam An Nakho’i menceritakan kepada kami ‘Ali bin Hakiim, bercerita kepada kami Syariik, dari ‘Atho bin Saaib, dari Abi Dhuha, dari Ibnu Abbas bahwa dia berkata:
﴿اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ وَمِنَ الأرْضِ مِثْلَهُنَّ ﴾
﴾Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi.) beliau berkata: tujuh buah bumi, pada setiap bumi nabi seperti nabi kalian, dan Adam seperti Adam, Nuh seperti Nuh, Ibrohiim seperti Ibrohiim, ‘Isa seperti ‘Isa.
4. Ada juga pendapat yang mempercayai jejak kaki tersebut hanyalah rekayasa belaka, atau paling banter hanya jejak hewan purbakala yang mirip dengan telapak kaki manusia.
Kelompok ini lebih percaya kepada hasil penelitian ahli purbakala yang meng-indikasikan kemunculan manusia modern, terjadi pada sekitar 200.000 tahun yang lalu. Selain itu, pendapat para ahli purbakala ini, juga didukung dari hasil penyelusuran DNA, yang menyimpulkan ibu dari seluruh manusia yang ada sekarang, berasal dari masa sekitar 145.000 tahun yang silam.
Dalam masalah manusia raksasa, mereka meyakini hanyalah bentuk dari pengecualian belaka, dan menurut mereka dari masa 200.000 tahun yang silam, sampai sekarang, tinggi manusia tidaklah berubah secara signifikan, sebagaimana temuan ahli purbakala.
Berkenaan dengan hadits Rasulullah, tentang Nabi Adam yang memiliki tinggi 30 meter, menurut mereka adalah bentuk tubuh manusia nanti apabila di surga, jadi tidak ada kaitannya dengan kehidupan manusia di dunia fana.

  
" TAPAK TUAN :"Kalo Yang Ini Ada di Aceh Selatan

WaLlahu a’lamu bishshawab
بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

newer posts back home
 

Link's Partners

Mudimesra
Support : Creating Website | Free Template | Radio Aceh
Copyright © 2014. Islamic Learning Center - Achehnese Norway Al Aziziyah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Baharsj
Proudly powered by Blogger